Konsolidasi di Lapangan Muhajirin: Elemen Masyarakat Sepakat Gerak Bersama Kawal Penegakan Hukum

Kritik Hukum 28 Jul 2026 19:18 2 min read 62 views By Rekadsi
Konsolidasi di Lapangan Muhajirin: Elemen Masyarakat Sepakat Gerak Bersama Kawal Penegakan Hukum
Dari Lapangan Muhajirin, Suara Rakyat Menggema: Keadilan Tak Boleh Ditunda!

PRAYA, LOMBOK TENGAH – Berbagai elemen organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat berkumpul dalam rapat konsolidasi di Lapangan Muhajirin, Praya, Selasa (28/7/2026). Pertemuan ini digelar untuk memantapkan langkah aksi bersama yang direncanakan digelar pada Kamis mendatang di lingkungan Markas Polda Nusa Tenggara Barat.

 

Lalu Subadri selaku Koordinator Lapangan menegaskan, pertemuan ini menjadi bukti keseriusan masyarakat agar keadilan segera ditegakkan. "Aksi ini harus terlaksana dan harus berhasil. Hingga saat ini para pelaku belum juga ditahan, padahal desakan masyarakat sudah kami sampaikan sejak lama. Kita tidak boleh diam melihat keadilan terkatung-katung," tegasnya dengan nada tegas.

 

Sementara itu, Kobel, pemilik akun media sosial Pono Theis menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil Tim Hotman 911. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut hadir dan mengawal proses hukum secara langsung namun tetap tertib dan damai di halaman Mapolda NTB.

 

Di sisi lain, Kusnaini, S.H., M.H. mewakili Tim Hotman Faris 911 menegaskan bahwa meski kini terjadi dinamika perseteruan hukum antar tim kuasa hukum, fokus utama pihaknya tak pernah bergeser sedikitpun. "Kami tetap sepenuhnya berkonsentrasi mengawal nasib tiga santri yang kini sedang mendapatkan pendampingan khusus dari Perwakilan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) NTB," ujarnya.

 

Bang Kus – sapaan akrab Kusnaini – kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu menjaga arah perjuangan: "Mari kita bersama-sama mengawal proses hukum yang menjerat tersangka dengan dakwaan kekerasan terhadap anak, yang mana ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara. Jangan sampai perhatian kita teralihkan dari korban utama yang harus kita bela."

 

Rencana aksi Kamis nanti disiapkan berjalan dengan tertib, damai, dan tetap menjunjung tinggi etika serta aturan yang berlaku, demi memastikan keadilan bagi para santri dapat segera ditegakkan tanpa hambatan apapun.

Recent Articles